Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Reuni sama Mantan Botiku




Malam itu hujan deras mengguyur kota kecil tempat aku berkunjung untuk urusan kerja. 

Aku sedang istirahat di penginapan murah dekat stasiun ketika pintu kamar diketuk pelan. 

Begitu kubuka, dia berdiri di sana, basah dengan jaket jeans yang menempel di tubuhnya.

Mantan botiku.

Tanpa banyak kata kami langsung berpelukan erat. Bau tubuhnya yang sudah kangen dua tahun ini langsung menyergap hidungku. 

Dadanya yang montok menekan dada kuat, tangannya memeluk pinggangku seperti tak mau lepas.

“Kangen banget,” bisiknya di telingaku sambil menggigit cuping telingaku pelan.

Kami duduk di tepi kasur, ngobrol ringan sambil minum kopi instan. Tiba-tiba dia cerita kalau sekarang sudah menikah dan istrinya sedang hamil empat bulan. 

Aku langsung ngakak keras sampai hampir jatuh dari kasur.

“Serius? Lo bisa menghamili cewek? Kontol lo kan dulu suka lembek duluan!”

Dia ikut tertawa, mukanya agak merah. “Emang susah sih, tapi akhirnya bisa juga.”

Aku semakin usil. “Gimana caramu ngewek istrimu? Ceritain dong.”

Dia menggaruk kepala, tapi tetap jawab dengan polos, “Yang penting kontol masuk memek terus crot. Masuknya gampang kok, lubang cewek kan lebar. Tinggal dorong pelan-pelan, udah masuk.”

“Hebat banget bisa ngaceng kamu,” godaku sambil menatap selangkangannya.

“Bisa kok… bentar aja,” jawabnya sambil nyengir.

“Jadi gak genjot lama?”

“Gak terlalu. Yang penting bisa crot di dalam, masukin sperma ke rahimnya. Sisanya ya udah.”

Kami berdua ngakak lagi sampai perut sakit. Tawa itu perlahan berubah jadi tatapan lapar. 

Matanya sudah gelap, nafsu yang lama tersimpan langsung muncul ke permukaan.

“Masih kangen dientot sama kamu,” katanya pelan, suaranya sudah serak.

Tanpa basa-basi lagi aku tarik tubuhnya ke pangkuanku. Kami berciuman ganas, lidah saling menjilat seperti binatang. 

Aku langsung meremas dadanya yang masih kencang meski sudah hamilin orang lain. 

Dia mendesah keras ketika jari-jariku menyusup ke balik boxernya.

“Basah banget lo,” kataku sambil menggosok klitorisnya.

Dia membuka celana jeansku dengan cepat. Kontolku yang sudah ngaceng keras langsung mencuat. 

Dia memandangnya dengan mata lapar, lalu langsung menunduk dan mengulumnya dalam-dalam. 

Mulutnya panas dan basah, lidahnya berputar di kepala kontolku dengan lihai.

Tak lama kemudian aku membalik tubuhnya, menekuk pinggangnya di tepi kasur. 

Aku masukkan kontolku ke lubangnya yang sudah licin sekali dengan satu dorongan kuat. Dia menjerit keenakan.

“Enak… kangen banget diginiin…” erangnya sambil menggoyang pantatnya ke belakang.

Aku langsung menggenjotnya kasar dan cepat, suara plok-plok-plok memenuhi kamar penginapan. 

Lubangnya melilit kontolku rapat. Aku tarik rambutnya ke belakang sambil terus menghantam dalam-dalam sampai kepala kontolku mentok.

“Lo botiku lagi malam ini,” kataku sambil menampar pantatnya keras.

“Iya… aku botik lo… crot di dalam aja…”

Beberapa menit kemudian aku crot deras di dalam, menyemburkan sperma panas ke usus mantan botiku yang sudah jadi suami orang. 

Dia orgasme hebat, tubuhnya gemetar hebat sambil lubangnya menggigit kontolku.

Sisa malam itu dia benar-benar kembali jadi botiku. Kami ngentot berkali-kali sampai subuh.

Posting Komentar untuk "Reuni sama Mantan Botiku"